Setiap orang punya problem beratnya masing-masing. Dengan cara penyelesaian yang juga tak sama.
Tak terkecuali Monika Putri Dewi, Sefter angkatan 81. Salah satu caranya menemukan solusi atas problem yang dia simpan dengan cara mengikuti beragam seminar dan training. Namun dan sekian seminar dan training, belum satu pun yang membuatnya punya jawaban. Dia pun apatis terhadap seminar dan training.
Karena itu, ketika suatu saat dia mendengarkan tentang training SEFT di radio Suara Surabaya, ia tak begitu respek.
Tetapi pikiran itu kemudian berganti penasaran kala disebutkan bahwa SEFT juga terdapat materi healing.
Saya berpikir kok ada healingnya? Apa maksudnya?” imbuh mahsiswa Himerko ITS ini.
Apalagi kebetulan, selain ingin belajar cara pemecahan masalah, dia pun mengidap penyakit punggung yang bertahun, dan tak sembuh-sembuh. “Saya sudah mencoba banyak pengobatan, termasuk medis. Tapi belum ada hasilnya. Karenanya, saya akhirnya mencoba ikut training SEFT,” terang aktivis HIMATEKTRO ITS (Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro ITS).
Bermodal rasa penasaran dan tekat sembuh, monika pun mengikuti perview-Nya. Setelah perview, justru dirinya tambah mantap untuk benar-benar mendaftar trainingnya. Saat training, Monika diterapi oleh Roni, salah satu staf logos. Ketika diterapi bukannya sembuh, penyakit punggungnya yang semula tidak kambuh, justru kumat.
“Saya heran dan bingung. Diterapi kok malah kumat. Padahal sebelumnya tidak”’ cetus monika
Setelah terus dituntun dalam terapi, sakit punggung Monika akhirnya hilang. Menurut Monika, kesembuhan tersebut telah menyadarkannya tentang hakikat memaafkan.
“Saya dibilangin dan dijelaskan mas Faiz, tentang ikhlas memaafkan. Ternyata ketika saya benar-benar ikhlas, sakit punggung saya hilang!”
Dan peristiwa terapi itu, Monika baru sadar. Bahwa selama ni telah salah paham tentang ikhlas memaafkan.
“Dulu saya bilang ikhlas memaafkan. Padahal dalam hati saya masih tumbuh sisa dendam dan benci. Saya sangat puas, dan bersyukur atas kesadaran ini. Mungkin karena rasa tidak memaafkan itulah, muasal sakit saya,” jelas Monika haru.
Sumber: Majalah Al Madinah
Dicari dengan kata kunci:
- terapi sakit punggung
- sakit punggung
- penyakit punggung
- terapi punggung
- punggung sakit
- Penyakit punggung apakah bs sembuh?
- cara sembuh dari sakit punggung
- terapi untuk nyeri punggung
- terapi punggung sakit
- terapi memaafkan penyakit
Artikel terkait: