SEFT untuk Menagih Hutang

duituakehAssalammualaikum, rekan-rekan SEFTer se Indonesia.  Maafkan bila yang share tentang SEFT ini saya lagi & saya lagi. Karena terus terang SEFT bagi saya adalah ilmu yang luar biasa bisa dipergunakan seumur hidup. Dan  juga dapat dipraktekkan pada berbagai masalah yang kita hadapi. Mudah-mudahan cerita pengalaman saya ini bermanfaat untuk sobat-sobat semua.

Saya mulai dengan Bismillah. Saya coba mempergunakan Tehnik SEFT kepada seseorang yang kebetulan punya hutang bisnis sama saya. Bagi saya mungkin nilainya dibilang besar juga tidak, namun ketika itu saya penasaran bahwa SEFT bisa dipakai untuk membuat orang yang berhutang pd kita bisa segera membayar.

Karena saya termasuk orang yang gampang penasaran & juga ingin bukti, maka saya coba SEFT ini. Mula-mula saya hanya melakukan DEEP SEFT hampir setiap sholat. Saya kerjakan hampir seminggu, namun tidak terjadi apa-apa. Sampai-sampai saya kesal & sedikit marah pada diri sendiri. Dengan berguman saya bilang pada diri saya, “Mana katanya SEFT itu luar biasa, bisa ini & bisa itu, tapi tak ada bukti.”

Saya terus mencari dimana letak kesalahan saya kok SEFT tidak terbukti efektif pada kasus saya. Saya buka buku SEFT & saya terus merenung sambil istigfar. Akhirnya kepala saya seperti diketuk oleh sesuatu tapi tidak sakit. Begitu juga dengan telinga saya. Seperti ada yang membisiki sesuatu hingga terasa sampai ke hati sanubari saya yang paling dalam. Mugkin jika ada suara kalimatnya berbunyi seperti ini :

“Bagaimana kamu mau bisa merasakan manfaat SEFT itu di kehidupan kamu, jika kamu sendiri masih punya marah, dendam, sakit hati sama orang tersebut.”

Astagfirullah…itulah kalimat yang langsung terucap oleh mulut saya. KAU begitu lembutnya menegurku ya ROBB. Dengan caramu yang aku tak tau dari mana itu.

Subhanallah..langsung saya melakukan perbaikan pada diri saya sendiri dulu, yaitu dengan 3P. Setelah itu CS3 baru ditambah DEEP SEFT. Saya hanya melakukan 3 kali dalam setiap waktu sholat (Ashar, Magrib & Shubuh).

Yaa ALLAH Yaa Tuhanku, ampunilah aku. Saya sudah maafkan orang tersebut. Dia datang atau tidak padaku, mau bayar atau tidak hutangnya padaku, aku sudah ikhlaskan. Semoga Engkau buka hatinya, KAU maafkan dia, KAU berkati & KAU rahmati dia. Hanya itu saja doaku untuk orang tersebut.

Ternyata tidak menunggu lama waktu yang dibutuhkan untuk pembuktian dari ALLAH itu. Keesokan harinya lepas sholat Zuhur, orang yang berhutang pada saya datang dengan memohon maaf juga mohon ampun pada saya dengan memeluk saya (kebetulan dia perempuan). Bahkan ingin mendekap kaki saya, tapi saya pegang tangannya sambil saya berkata,” Mbak mohon ampun hanya pada ALLAH. Saya sudah maafkan meskipun mbak tidak datang ke sini.”

Dia menangis sambil berucap (entah sadar atau tidak) bahwa dia selama ini berpura-pura lupa dengan hutangnya yang sudah hampir 6 bulan. Dia kalau ketemu saya selalu menghindar bahkan bila tanpa sengaja berpapasan dengan saya, dia buang muka atau pura-pura tidak melihat. Di belakang saya dia sudah menceritakan yang bukan-bukan tentang saya, ini & itu, hingga saya pun terpaku sendiri karena pengakuannya yang begitu dasyatnya ditunjukkan oleh ALLAH. Dan… Alhamdulillah hutangnya pada saya juga dilunasi.

Begitu dia pulang, saya langsung sujud syukur & mohon ampun pada ALLAH. Akhirnya keluar lah pengakuan dari saya, bahwa SEFT luar biasa ketika kita benar-benar ikhlas memafkan orang yang menzolimi kita serta bersyukur dalam kondisi apapun. Terima kasih Pak Faiz yang sudah mengajarkan ilmunya. Terima kasih yaa ROBB.

Wassalam,
Voni Pane- via Grup FB: Alumni SEFT

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.