Insomnia

insomniaBilah bambu dibagi empat,
belahlah ditengah bagian,
pinang merah tanam didepan,
bolehlah share ini berbagi tempat,
karena ingin berbagi kesan dan pengalaman,
semoga para sobat, teman dan rekan menerima dengan senang,
bukan mencari kekurangan atau kelebihan,
tiada lupa memulai sapaan, Assalamualaikum saya haturkan.

Suatu hari saya di BBM seorang rekan SEFTer yang beliau adalah seorang public figur juga karena hampir seringnya pasti orang lebih banyak mengenal beliau. Saya tidak akan menyebutkan nama beliau, namun beliau termasuk orang yang sangat sibuk. Beliau seorang wakil pimpinan harian surat kabar terbesar di KALBAR.

Beliau mohon saran karena sudah 4 malam mengalami susah tidur alias isomnia, karena beliau lebih banyak jam kerjanya disaat malam hingga dini hari, sehingga istirahat beliau adalah pagi hari.

Beliau mengeluhkan sekitar jam 12 siang baru bisa tidur itu pun cuma 2 jam saja. Saya sudah coba tapping tapi belum ada hasilnya. Ada saran untuk saya mbak, tolong bisa dibantu untuk ini.

Saya mencoba bertanya pada beliau, “Apakah bapak sudah lama mengalami insomnia?”, “Baru 4 hari ini mbak,”jawab beliau. Kemudian saya bertanya,”Aakah ada yang mengganjal atau menjadi fikiran di hati,mungkin masalah keluarga, anak, rumah tangga atau pekerjaan juga karyawan/staff bapak? “.

“Mengganjal fikiran nggak ada, semuanya baik2 saja, malah yang disebutkan tadi enjoy2 aja, Alhamdulillah..”
“Insya allah semua fine2 aja,”ujar beliau.

Kalau soal pekerjaan yang memang sudah dilakoni beliau lebih dari 7 tahun, beliau biasa pulang kantor berkisar antara pukul 00.00 – 01.00.
Saya coba untuk menyarankan beliau dengan relaxation diri, dgn latihan pernapasan …stlh itu ambil posisi senyaman mungkin, entah itu berbaring telentang atau duduk dengan selonjoran kaki di atas sofa, yang penting posisi nyaman untuk badan.

Setelah itu dibantu set-up ; Yaa Allah meskipun saya sulit untuk tidur dan memenjamkan mata saya ini, saya ikhlas yaa Allah dengan keadaan dan kekurangan saya, padahal saya ingin sekali merasakan tidur dengan santai dan nyaman hingga saya bisa tidur pulas, saya pasrahkan padamu normalnya tidur saya seperti sediakala, sy pasrahkan padamu fit dan bugarnya tubuh saya ketika bangun nanti, saya ikhlas saya pasrah.

Saya menyarankan beliau boleh cara ditaping di titik meridian atau bisa juga dengan immegery tapping.

“Insya Allah bapak belum selesai tapping sudah tertidur pulas, mudah2an berkah dan dicoba yaa pak,” begitulah ujarku sambil mengucapkan salam pada beliau.

Keesokan harinya beliau mengabarkan dengan pesan singkat beliau,”Mbak Voni, terima kasih yaa resepnya untuk atasi susah tidur yang cespleng, begitu sy praktekkan, hanya hitungan menit saya langsung tidur nyenyak sekali dari jam 09:00 sampai 11:15. Itu pun bangun karena suara telpon, dan setelah bangun badan terasa segar.”

Terima kasih Yaa Robb, Engkau bantu masalah mereka, Engkau dengar doa mereka dan aku bersyukur pada-Mu Tuhan atas nikmat-Mu yang luar biasa ini meskipun hanya dengan saran agar ringan beban mereka. Semoga aku masih Engkau titipkan amanah dan hidayah-Mu agar aku terus bisa membantu mereka dengan keterbatasan
kemampuanku ini.

Amien……Semoga pengalaman beliau ini bisa menambah pengalaman teman2 yg lain dan sekali lagi saya mohon maaf yaa Pak….saya tidak izin dulu untuk share pengalaman ini. Semoga bisa menjadi keberkahan dengan menebar manfaat meskipun dari sepenggal cerita.

Pucuk rotan dalam sekam, akhir cerita saya ucapkan wassalam

Voni Pane

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.